Rabu, 21 April 2010

Batik Pekalongan Biru

Ini salah satu contoh Batik Pekalongan warna biru yang aku jahitkan mirip dengan model blazer, kerah bulat dan kancing depan dengan list di pinggang depan. Bagian depan dan belakang di-kupnat.

Senin, 01 Maret 2010

Liburan Februari 2010 (2)

Kelanjutan dari liburan keluarga di bulan Februari 2010 lalu nih.

Dalam perjalanan pulang dari Jawa Tengah menuju Jakarta, kami sempat mampir dan menginap di Pekalongan. Maksudnya, biar ga terlalu capek di jalan, kan bawa bocah kecil dan supaya supirku ga terlalu lelah menyetir.

Ada beberapa hotel di jalan yang kami lalui tersebut, akhirnya kami memilih "Hotel Jayadipa" di Jl. Raya Baros No. 29 Pekalongan, telp. 0285-424938, 424939. Ada 2 lantai dan ada beberapa tipe kamar. Kami memilih SVIP tarifnya Rp 325.000 dan Deluxe tarifnya Rp 275.000. Untuk corporate tax kantorku, bisa dapat diskon 10%. Tarif extra bed Rp 85.000.

Nah, untuk makan malamnya, bisa dicoba Pondok Makan "Rasa Alami", makanan khas Roban Batang. Pantura Seb. Timur Hotel Yudhistira No. 37 Batang. Menu laut, seperti Ikan Wader Crispy, Kerapu, Mujaer, Bawal, Kakap, Ayam, Bebek. Rasanya enak deh. Boleh dicoba.

Senin, 15 Februari 2010

Liburan Februari 2010

Minggu kemarin aku dan keluarga jalan ke Jawa Tengah dengan mobil sendiri melalui Pantura. Ada restoran seafood yang kami temui di daerah Pantura tersebut. Namanya Restoran Pesona Laut, terletak di pinggir pantai. Resto itu punya tempat makan di luar ruangan yang langsung bisa menghadap ke laut dan juga lesehan di dalam ruangan. Makanannya enak banget, bumbunya meresap. Harganya juga standar. Nih, aku kasih beberapa harga makanan per porsi yang kemarin aku pesan (mumpung bonnya masih aku simpen hehehe):

Udang Saus Padang 21.000
Bawal Bakar per ons 7.000
Kangkung Cah Trasi 7.000
Kangkung Cah Udang 10.000
Gado-gado 10.000
Krapu Saus Tiram per ons 7.500.

Rasanya enak deh, coba mampir ke sana (iklan banget seh gue hehehe).

Terus pas mampir ke Cirebon, aku cari toko oleh-oleh Khas Cirebon di Jl. Siliwangi 211 Cirebon. Isinya macam-macam. Banyaknya sih, aku beli terasi, habis katanya yang terkenal kan terasinya. Macam-macam harganya. Kemarin aku beli terasi yang harganya 10.00 per buah dan 20.000 per buah. Tapi belum dicoba, ga tahu gimana rasanya hehehe.

Waktu pulang dari Temanggung ke Jakarta lewat Brebes, aku mampir cari makanan dan dapatnya di Rumah Makan "88" di Jl. Raya Klampok Brebes. Makanannya seafood juga tapi ada soto juga. Nih harganya per porsi:

Udang Goreng Saus Padang 27.500
Cumi Asam Manis 27.500
Kangkung Cah Udang 12.500
Soto Ayam 10.00
Cumi Cah Jagung Muda 27.500

Lumayan juga makanannya.
Habis dari Brebes, kita langsung masuk tol Kanci dan bisa keluar di Cirebon. Tol Kanci ini tol baru yang dibuat oleh Bakrie Toll Road dan masih sepiiii sekali. Pas keluar dari tol Kanci, bisa pilih mau keluar ke Cirebon, atau ambil arah Bandung dan Jakarta. Kita ambil yang arah Jakarta, tapi ternyata ga nyambung ke Tol Cikampek, melainkan keluar di kota mana gitu (udah malam jadi ga ngeh nama kotanya hehe). Jadinya kita nerusin lewat jalan biasa aja.

Selasa, 26 Januari 2010

Ajari Aku By Adrian Martadinata

Ajari aku 'tuk bisa
Menjadi yang engkau cinta
Agar ku bisa memiliki rasa
Yang luar biasa untukku dan untukmu.

Kuharap engkau mengerti
Akan semua yang ku pinta
Karena kau cahaya hidupku, malamku
'Tuk terangi jalanku yang berliku.

Reff:
Hanya engkau yang bisa
Hanya engkau yang tahu
Hanya engkau yang mengerti, semua inginku.

Ajari aku 'tuk bisa mencintaimu
Ajari aku 'tuk bisa mengerti kamu.

Mungkinkah semua akan terjadi pada diriku
Hanya engkau yang tahu
Ajari aku 'tuk bisa ... mencintaimu.

Kamis, 22 Oktober 2009

Overview Obligasi Semester I Tahun 2009

Nilai nominal Obligasi Negara berdenominasi Rupiah yang tercatat dan dapat diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia sampai dengan tanggal 30 Juni 2009 sebesar Rp 553,23 triliun, dengan rincian Seri Fixed Rate sebesar Rp 327,06 triliun, Seri Variable Rate sebesar Rp 145,08 triliun, Zero Coupon sebesar Rp 11,45 triliun, Obligasi Retail sebesar Rp 34,57 triliun, Surat Perbendaharaan Negara sebesar Rp 24,81 triliun, Surat Berharga Syariah Nasional sebesar Rp 4,70 triliun serta Sukuk Negara Ritel sebesar Rp 5,56 triliun. Volume transaksi Obligasi Negara yang dilaporkan melalui sistem OTC-FITS (Over the Counter Fixed Income Trading System) dan PLTO (Penerima Laporan Transaksi Obligasi) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 363,94 triliun selama periode Januari hingga Juni tahun 2009. Nilai transaksi tersebut mengalami penurunan sebesar 28,79% dibandingkan dengan transaksi SUN selama periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 511,10 triliun. Rata-rata transaksi Obligasi Negara per hari selama Semester I tahun 2009 sebesar Rp 3.007,77 miliar (121 hari), sedangkan selama periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 4.189,34 miliar (122 hari).

Di lain pihak, nilai nominal Obligasi Korporasi yang tercatat dan dapat diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia per 30 Juni 2009 dalam denominasi Rupiah sebesar Rp 81,59 triliun. Volume transaksi Obligasi Korporasi berdenominasi Rupiah yang dilaporkan melalui sistem OTC-FITS (Over the Counter Fixed Income Trading System) dan PLTO (Penerima Laporan Transaksi Obligasi) Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar Rp 19,11 triliun selama periode Januari hingga Juni 2009. Sama halnya dengan Obligasi Negara, nilai transaksi tersebut mengalami penurunan sebesar 36,66% dibandingkan dengan transaksi Obligasi Korporasi selama periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 30,18 triliun. Rata-rata transaksi Obligasi Korporasi berdenominasi Rupiah per hari selama Semester I tahun 2009 sebesar Rp 157,97 miliar (121 hari), sedangkan selama periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 247,34 miliar (122 hari).

Nilai Surat Utang Negara (SUN) pada posisi per akhir Juni 2009 sebesar Rp 553,23 triliun, atau meningkat sebesar 5,24% ytd dibandingkan dengan posisi per akhir Desember 2008 sebesar Rp 525,69 triliun. Penempatan terbesar per akhir Juni 2009 terdapat pada sektor perbankan yang mencapai Rp 272,16 triliun (merupakan 49,19% dari total) yang cenderung bergerak meningkat dari awal tahun 2009 hingga akhir Maret 2009 namun kemudian menurun dari bulan April 2009 hingga Juni 2009. Penempatan pada non perbankan per akhir Juni 2009 mencapai Rp 256,96 triliun (merupakan 46,45% dari total), atau meningkat dari periode akhir Desember 2008 sebesar Rp 243,93 triliun. Porsi kepemilikan asing terhadap SUN menunjukkan tren penurunan dari akhir Desember 2008 sebesar Rp 87,61 triliun menjadi Rp 79,83 triliun per akhir Maret 2009, namun kemudian kembali meningkat hingga akhir Juni 2009 mencapai Rp 87,15 triliun (15,75% dari total). Penurunan porsi asing selama Triwulan I tahun 2009 tersebut terutama disebabkan oleh pengetatan likuiditas yang masih membayangi kondisi pasar keuangan global sebagai konsekuensi dari masih berlangsungnya penurunan aktivitas ekonomi di sejumlah negara maju. Investor asing cenderung untuk memindahkan dananya dari SUN dan membeli mata uang US Dollar karena saat ini US Dollar dianggap sebagai safe haven currency, yaitu mata uang yang paling aman untuk dipegang di tengah resesi ekonomi global yang melanda hampir seluruh dunia. Sementara itu, tren peningkatan porsi investor asing selama Triwulan II tahun 2009 terutama disebabkan oleh optimisme perbaikan ekonomi global telah menumbuhkan minat investasi terhadap aset di pasar keuangan emerging markets, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, kurva tingkat imbal hasil Obligasi Pemerintah bergerak menurun dari posisi per 31 Desember 2008 hingga posisi per 30 Juni 2009 (peningkatan harga pasar Obligasi Pemerintah), terutama untuk obligasi jangka waktu 1 tahun hingga 15 tahun karena arus investasi asing yang masuk ke pasar surat utang masih terbatas. Sentimen positif berasal dari tren penurunan inflasi selama Semester I tahun 2009 dari 11,06% yoy pada akhir Desember 2008 menjadi 3,65% per akhir Juni 2009, serta kestabilan kondisi politik pasca Pemilu. Sementara itu, yield obligasi jangka waktu lebih dari 15 tahun meningkat tipis (terjadi penurunan harga pasar Obligasi Pemerintah), sebagai dampak dari yield curve obligasi pemerintah per 31 Desember 2008 yang flat, akibat gejolak pasar keuangan global yang mengarah pada pengetatan likuiditas secara global, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar serta kenaikan risiko emerging market.

Yield Obligasi Pemerintah jangka pendek hingga menengah per tanggal 30 Juni 2009 berkisar antara 7,88% hingga 9,86%, sedangkan untuk obligasi jangka panjang memiliki tingkat yield yang antara 10,15% hingga 12,34%. Di lain pihak, Yield Obligasi Pemerintah jangka pendek hingga menengah per tanggal 31 Desember 2008 berkisar antara 11,27% hingga 11,80%, sedangkan untuk obligasi jangka panjang memiliki tingkat yield yang antara 11,83% hingga 12,22%.

Tingkat Inflasi Semester I Tahun 2009

Laju inflasi tahun kalender (Januari – Juni 2009) sebesar 0,21% ytd, dimana telah terjadi deflasi pada bulan Januari 2009 sebesar 0,07% serta bulan April 2009 sebesar 0,31%. Adanya tren penurunan inflasi selama setahun terakhir berdampak pada laju inflasi year on year (Juni 2009 terhadap Juni 2008) yang cukup rendah yaitu sebesar 3,65%, atau lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada akhir tahun 2008 sebesar 11,06% yoy. Penurunan tekanan inflasi dari sisi internal terutama disebabkan oleh terjaganya pasokan bahan pangan domestik, serta tidak adanya kebijakan strategis di bidang harga dari Pemerintah. Dari sisi eksternal, penurunan tersebut terkait pula dengan apresiasi nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar yang cukup besar.

Inflasi selama periode Januari hingga Juni 2009 tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok barang dan jasa sebagai berikut: kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 3,61% ytd, kelompok sandang 2,52% ytd, kelompok kesehatan 2,49% ytd, kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,68% ytd, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,44% ytd. Di lain pihak, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 4,35% ytd. Begitu pula dengan kelompok bahan makanan yang mengalami deflasi sebesar 0,34% ytd, yang tidak terlepas dari pola musiman bahan pangan yang diikuti dengan kecukupan pasokan terkait musim panen raya beras. Selain itu, produksi bahan pangan secara umum yang mencukupi dan ditunjang distribusi yang lancar, telah mendorong penurunan harga kelompok bahan pangan tersebut.

Laju inflasi inti periode Januari – Juni 2009 sebesar 1,88% ytd, sedangkan laju inflasi inti year on year sebesar 5,56%, atau cenderung menurun dibandingkan dengan akhir tahun 2008 sebesar 8,29% yoy.

Kecukupan produksi dan kelancaran distribusi bahan makanan, membaiknya ekspektasi inflasi, masih relatif rendahnya kapasitas produksi terpakai, dan minimalnya kebijakan pemerintah di bidang harga merupakan faktor utama di balik proyeksi penurunan inflasi selama tahun 2009. Berdasarkan agregasinya, tekanan inflasi dari kelompok inti di sepanjang tahun 2009 diperkirakan cenderung menurun seiring dengan menurunnya ekspektasi inflasi masyarakat, tekanan sisi permintaan yang minimal, serta stabilnya inflasi impor.

Nilai Tular Rupiah Terhadap US Dollar Semester I Tahun 2009

Nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal 30 Juni 2009 sebesar Rp 10.225/US$ atau sedikit menguat sebesar 6,62% ytd dibandingkan dengan posisi kurs per tanggal 31 Desember 2008 sebesar Rp 10.950/US$. Proses pemulihan ekonomi global yang terus berlanjut, khususnya di Asia, memberikan sentimen positif sehingga persepsi risiko terhadap negara berkembang membaik. Dari sisi domestik, kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) khususnya transaksi berjalan yang mencatat surplus dan cadangan devisa yang memadai, imbal hasil yang menarik serta kondisi sosial politik yang terkendali pasca Pilpres cukup kondusif bagi penguatan nilai tukar Rupiah.

Cadangan devisa Indonesia dari akhir Desember 2008 sebesar US$ 51,639.32 sempat mengalami penurunan per akhir Januari 2009 (US$ 50,869.55 juta) dan Februari 2009 (US$ 50,564.33 juta) karena melemahnya kinerja ekspor selama periode tersebut. Periode akhir Maret 2009 hingga akhir Juni 2009, cadangan devisa menunjukkan peningkatan menjadi US$ 57,576,02 juta, atau setara dengan 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya surplus neraca perdagangan sejalan dengan membaiknya ekspor, yang didukung oleh meningkatnya permintaan komoditas berbasis sumber daya alam oleh beberapa negara, terutama China dan negara Asia non-Jepang lainnya, serta perkembangan harga komoditas selama Semester I tahun 2009.

Di pasar saham Indonesia, besarnya dana asing yang diinvestasikan terlihat dari net foreign value transaksi saham di Bursa Efek Indonesia yang dilakukan oleh investor asing. Selama periode Januari dan Februari 2009, transaksi asing menunjukkan net jual (diindikasikan oleh nilai penjualan yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pembelian), seiring dengan penurunan aktivitas ekonomi global, berkurangnya lapangan pekerjaan serta menurunnya pendapatan masyarakat. Hal ini berpengaruh terhadap melemahnya nilai tukar Rupiah dari Rp 11.355/US$ per akhir Januari 2009 menjadi Rp 11.980/US$ per akhir Februari 2009. Pada periode Maret hingga Juni tahun 2009, terjadi perbaikan dalam transaksi asing yang membukukan net beli. Kinerja keuangan perusahaan-perusahaan di US yang berhasil membukukan laba dan indikator perumahan dan pengangguran di US yang membaik, telah mendorong rally di pasar saham global. Hal tersebut berimbas pada pasar saham di kawasan Asia, termasuk Indonesia, yang juga mendorong penguatan nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar.

Dari sisi kepemilikan Surat Utang Negara (SUN), penempatan dana oleh investor asing sempat mengalami penurunan selama periode Desember 2008 sebesar Rp 87,61 triliun hingga Maret 2009 sebesar Rp 79,83 miliar, akibat pengetatan likuiditas yang masih membayangi kondisi pasar keuangan global sebagai konsekuensi dari masih berlangsungnya penurunan aktivitas ekonomi di sejumlah negara maju. Namun, sejalan dengan perkembangan di pasar saham Indonesia, aliran modal asing mulai kembali masuk dalam instrumen obligasi meski masih dalam porsi terbatas dengan mencermati momentum perbaikan ekonomi global ke depan dan cenderung melakukan perdagangan dalam jangka pendek. Pada posisi per akhir Juni 2009, kepemilikan investor asing dalam SUN kembali mencapai Rp 87,15 triliun.

Kondisi Makro Ekonomi Semester I Tahun 2009

Laporan BPS menyebutkan secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia Semester I tahun 2009 dibandingkan dengan Semester I tahun 2008 tumbuh sebesar 4,2%. Kenaikan terjadi pada pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,4%, konsumsi pemerintah tumbuh 18,0%, pembentukan modal tetap bruto tumbuh 3,0%. Sedangkan yang mengalami penurunan adalah ekspor dan impor tumbuh negatif masing-masing 17,2% dan 24,9 %. Besaran PDB atas dasar harga berlaku pada Semester I tahun 2009 mencapai Rp 2.667,3 triliun, atau meningkat jika dibandingkan Semester I tahun 2008 yang sebesar Rp 2.353,0 triliun.

Secara kumulatif total nilai ekspor Indonesia selama periode Januari hingga Juni 2009 mencapai US$ 50,02 miliar atau menurun sebesar 28,94% yoy dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 sebesar US$ 70,45 miliar. Ekspor nonmigas selama Semester I tahun 2009 mencapai US$ 42,85 miliar, atau menurun sebesar 21,10% yoy dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 54,30 miliar, sedangkan ekspor migas selama periode tersebut juga menurun sebesar 55,42% yoy dari US$ 16,09 miliar menjadi US$ 7,18 miliar. Untuk ekspor nonmigas, Jepang merupakan negara tujuan terbesar dengan nilai US$ 5,04 miliar (merupakan 11,77% dari total ekspor nonmigas), diikuti Amerika Serikat dengan nilai US$ 4,83 miliar (11,27%), dan Singapura dengan nilai US$ 3,96 miliar (9,24%). Sementara Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara memberikan kontribusi sebesar US$ 6,02 miliar (14,06%).

Nilai impor selama periode Januari hingga Juni 2009 mencapai US$ 41,40 miliar, atau menurun sebesar 36,46% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2008 sebesar US$ 65,15 miliar. Impor nonmigas selama Semester I tahun 2009 mencapai US$ 33,99 miliar, atau menurun sebesar 29,64% dibandingkan periode yang sama dengan tahun sebelumnya sebesar US$ 48,30 miliar, sedangkan impor migas selama periode tersebut juga mengalami penurunan sebesar 56,02% dari US$ 16,85 miliar menjadi US$ 7,41 miliar. Apabila diklasifikasikan berdasarkan penggunaan barang, impor bahan baku/penolong berkontribusi paling besar mencapai US$ 29,67 miliar (merupakan 71,67% dari total impor). Sementara itu, impor barang modal dan barang konsumsi masing-masing berkontribusi sebesar US$ 8,84 miliar (21,36%) dan US$ 2,89 miliar (6,97%).

Selasa, 20 Oktober 2009

Persiapan Ultah Sena

Ceritanya Sena mau ultah tanggal 24 Oktober 2009 mendatang, yang ke-3. Semula ada ide mau bikin acara kecil-kecilan dengan mengundang anak-anak kecil tetangga rumah alias cucu-cucu para tetanggaku. Maksudnya, cucu pak ini, cucu pak itu, secara tetangga rumahku adalah orang-orang tua seperti papa mamaku. Ternyata, di sekolah Sena (Bogor International School) biasanya diadakan acara makan-makan kalau ada yang ultah. Sena masih duduk di bangku play group, kurang lebih ada 9 anak. Namun karena ruangan kelasnya barengan anak-anak pre school, so kadang acaranya turut mengundang bocah-bocah pre school itu. Totally jumlah anak ada sekitar 31 orang, plus para guru sebanyak kurang lebih 5 orang. Berarti harus menyediakan pangan untuk 36 orang, atau digenapkan menjadi 40 orang. Fiuhh... banyak juga, means harus persiapan goody bag cukup banyak.

So, Sabtu kemarin aku dan kakak berniat cari goody bag, antara Asemka (katanya banyak barang-barang murah di sana) atau di Mangga Dua. Karena belum pengalaman, dalam perjalanan menuju Jakarta kita browsing di internet dulu dan tanya sama teman yang lebih berpengalaman. Akhirnya diputuskan ke Pasar Pagi Mangga Dua saja, mengingat kita mengajak Sena. Anak kecil getho lho, ruangannya kan harus nyaman, ga ada asap rokok, ber-AC, ga panas, tempat parkir ga ribet. Pasalnya, kita juga belum pernah menjejakkan kaki ke Asemka, jadi ga tahu kondisi real seperti apa di sana.


Sampai di Pasar Pagi Mangga Dua, untungnya ruangan ber-AC, jadi ga panas, dan ada larangan merokok (PENTING nih!!!). Tapi tetap saja sih, ada beberapa orang yang merokok di sana (ih, menyebalkan!!!). Kita dapat parkir di lantai 4. Masuk ke gedungnya sambil bingung, di mana ya lantai tempat penjual goody bag. Nanya sama mbak-mbak yang jaga counter, katanya ada di Basement.


Kita menemukan 1 toko yang rada nyempil di pojokan, menjual souvenir khas anak-anak. Ada tempat makan, tempat minum, tempat pensil, tas, macam-macam lah. Tas kecil yang bisa dijadikan sebagai tempat bawa-bawa barang harganya Rp 5.000 per buah. Mahal deh, kagak diskon pula! Terus lihat tempat makan plus minum ada yang harganya sekitar Rp 25.000an. Kalau tempat makannya aja harganya ada yang Rp 13.500. Tempat minum yang ukuran rada kecil harganya Rp 8.000. Semua itu sudah termasuk bonus bungkus plastik ama mbaknya. Tapi ga bisa ditawar bo!! Karena masih bingung apa aja calon isi goody bag-nya dan berapa budget yang pas, maka kita beralih ke toko sebelahnya yang menjual plastik goody bag, balon, angka kue ultah, piring kertas, garpu plastik, dll. Lumayan murah kok, plastik goody bag maksimal Rp 10.000 kalau ga salah, yang ukuran paling kecil. Kakakku maunya isi goody bag adalah makanan dan minuman sehat untuk anak-anak. Jadi setelah membeli plastiknya, kita berpindah mencari Carrefour terdekat untuk mencari makanan kecilnya.


Dengan mempertimbangkan budget yang ada, kita dapat beberapa makanan berikut:

  • Susu UHT
  • Kismis raisin ukuran paling kecil
  • Coklat batang Van Houten
  • Jeruk
  • Brownies coklat Breadtalk
  • Biskuit (masih dipertimbangkan nih mau biskuit yang mana).
Total nilainya sekitar Rp 25.000. Itu belum termasuk kue ulang tahun (rencananya 2 buah) plus air mineral buat anak-anak kecil itu. Kalau ditotal lumayan juga ya buat persiapan ultah anak kecil. Huaduhhh!!!!!

Kamis, 15 Oktober 2009

Run To You by Whitney Houston

I know that when you look at me
There's so much that you just don't see
But if you would only take the time
I know in my heart you'd find
Oh, a girl who's scared sometimes
Who isn't always strong
Can't you see the hurt in me?
I feel so allone.


Chorus:

I wanna run to you, oo

I wanna run to you, oo

Won't you hold me in your arms

And keep me safe from harm?

I wanna run to you, oo (I'll run to you, oo)

But if I come to you, oo

Tell me will you stay

Or will you run away?


Each day, each day I play the role

Of someone always in control

But at night, I come home and turn the key

There's nobody there, no one cares for me

Oh, what's the sense

Of trying hard to find your dreams?

Without someone you share them with

Tell me, what does it mean?


(Chorus)

Run away,

No, I need you here,

I need you here to wipe away my tears,

To kiss away my fears.

No if you only know how much...

(Chorus)

Kamis, 17 September 2009

Ceramah Ramadhan Mesjid Al Azhar

Kamis, 10 September 2009
2-2-2-2-3 rakaat

Shalat di Mesjid Al-Azhar ini sempat diwarnai dengan mati lampu sebanyak 2 kali. Pertama setelah selesai shalat maghrib, yang kedua aku lupa euy.. hehe. Padahal tahun-tahun sebelumnya pas kita shalat di sana, ga pernah mati lampu. Untungnya, shalat tetap dapat berjalan lancar. Pada saat berbuka puasa, sudah disiapkan tajil di lantai bawah yang tertata dengan rapi, dimana barisan laki-laki dipisahkan dengan barisan perempuan. Sambil menunggu waktu berbuka, ada ustadz yang memberi siraman rohani. Untuk makan malam, kebetulan pada saat itu ada bazaar di halaman mesjid. Di luar mesjid pun banyak orang yang berjualan makanan. Tinggal pilih, ada somay, nasi goreng, soto ayam, gulai daging, sate, baso, dll.

Ceramah by Bp. Jimly Ashidiqqie (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ya, kalau ga salah).

Sebelum menduduki suatu amanah/jabatan, dimulai dengan niat karena jabatan merupakan tanggung jawab. Jabatan bukan menempatkan orang sebagai atasan dan bawahan, namun jabatan hanyalah pembagian tugas. Semua akan dimintakan pertanggungjawaban pada waktunya nanti di akhirat.


Kita tunduk kepada Nabi Muhammad SAW, maksudnya bukan kepada diri Nabi melainkan lebih pada aturan Al-Qur'an yang tercermin dari teladan Nabi Muhammad SAW.

Orang Islam harus banyak memberi daripada meminta, artinya tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Kita memberikan kewajiban lebih banyak dan mengambil yang menjadi hak kita saja atau tidak boleh lebih, karena kalau lebih berarti korupsi. Memberi tidak harus dalam bentuk uang atau ekkayaan tapi bisa membagi ilmu, kasih sayang, perhatian.

Dalam Al-Qur'an, banyak dianjurkan untuk memaafkan, dibanding untuk meminta maaf. Prinsip-prinsip untuk meminta maaf adala di dalam Hadist. Sebaik-baik orang adalah yang memberi manfaat bagi sekitarnya (Rahmattan bin alamin). Para pemimpin Islam perlu membagi tugasnya agar dakwah menjadi lebih optimal.

Selasa, 15 September 2009

Ceramah Ramadhan Mesjid Al-Hakim

Rabu, 9 September 2009
Shalat Tarawih 4-4-3 rakaat (pada Shalat Witir rakaat terakhir ada Doa Qunut)
Untuk buka puasa, pengurus Mesjid Al-Hakim yang terletak di daerah Menteng (berseberangan dengan Keris Gallery, psssttt lagi sale tuh hihihihi) menyediakan tajil, dimana bagian perempuan ada di dalam mesjid sedangkan bagian laki-laki ada di halaman mesjid.

Ceramah malam itu by Ustadz Wijayanto (yang sering mengisi ceramah di TV, dosen UGM dan lucuuuuuuuu banget, ketawa terus deh).
Ttg. Menjemput Kemuliaan Lailatul Qadar

Agama adalah amal pilihan. Meskipun kita bukan orang kaya, namun Allah menggerakkan hati kita untuk beramal agama.

Ada 13 hal yang menjadikan Yusuf sebagai Nabi, antara lain:
  • Yusuf adalah orang yang masih muda, laki-laki dan tidak mau diperkosa
  • Nabi Yusuf belum menikah
  • Zulaikha cantik dan masih muda.
Agama tidak dipilih berdasarkan kecantikan, ketampanan, kepandaian. Sasaran agama adalah hati. Lailatul Qadar akan turun apabila:
  • Takarub kepada Allah
  • Ada kemanfaatan bagi orang lain (hablum minannas)
Lailatul Qadar tergantung kedekatan kepada Allah dan imannya. Puasa ini hanya untuk Allah, sedangkan ibadah yang lain untuk manusia. Ibadah seperti shalat atau haji dapat dipamerkan (show off), bisa difoto, diperagakan, di-shooting. Namun tidak begitu halnya dengan puasa.

Larangan tabaruj (maaf ya, ga tahu spell-nya) terutama untuk wanita karena wanita suka dilihat, memamerkan barang (bener juga sih hehe). Makanya kalau shalat, wanita ada di belakang dan laki-laki ada di depan karena laki-laki suka melihat dan wanita suka dilihat (ngaku dehhhhhh...).

Ibadah yang Allah berfirman adalah "maka perbaiki puasa-puasa kita".
Puasakan semua organ dan hati kita. Puasa menuju ketakwaan. Banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus.

Apakah Lailatul Qadar sudah datang pada kita? Hal ini sangat tergantung pada ibadah kita. Lailatul Qadar dikaitkan dengan i'tikaf du mesjid Jami' (yaitu mesjid yang dipakai untuk Shalat Jum'at sesuai dengan kesepakatan para ulama). Kalau suasana rumah selalu diwarnai dengan salam, maka Lailatul Qadar akan turun. Dalam meraih malam Lailatul Qadar, lupakanlah dunia/bumi sementara dan perbaikilah kekhusuan ibadah.

Sabar --> Syukur --> Fikir (belajar ilmu keagamaan) --> Zikir
  • Memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama.

Untuk Zakat Fitrah, bayarkan bagi seluruh keluarga, meskipun sudah dibayar oleh yang bersangkutan. Misalnya, ayah membayar zakat untuk anak dan anak bisa bayar zakat untuk dirinya sendiri.

Kamis, 10 September 2009

Sony Ericsson G 900

Hp-kyuuuuuu akhirnya sembuh juga dari sakit sesaat, xixixixixi. Minggu lalu, Soner G 900, yang baru aku beli sekitar2 bulan yang lalu, tiba-tiba nge-hang, mati sendiri, hidup sendiri. Aku pikir-pikir, kira-kira apa sebabnya ya? Beberapa waktu sebelumnya, aku pernah iseng nge-set push email account Yahoo di HP, tapi setelah kupertimbangkan rasanya aku tidak terlalu membutuhkan feature itu (menghabiskan pulsa aja, hehe). Lalu ak off-kan lagi. Terus waktu aku coba cek internet, ternyata si internet wizard minta aku untuk men-download internet dan MMS di HP. Karena gaptek, aku iyakan saja. Beberapa hari dari kejadian itu, di kos tiba-tiba hp ku off sendiri. Keanehan ini memuncak pada Kamis dan Jumat minggu lalu di kantorku. Lucunya lagi, masalah ini hanya terjadi pas aku sedang ada di kantor. Weekend kemarin aku pulang ke Bogor, baik-baik aja tuh HP, beneran ga ada masalah.


Eh, Senin kemarin aku balik ke kantor, bermasalah lagi HP-ku. Heran. Kebetulan temenku yang punya Sony Ericsson G 700 juga pernah hang sendiri dan akhirnya harus update software. Risiko dari update software ini adalah kemungkinan hilangnya data yang tersimpan di memory HP, termasuk SMS, notes, nomer telpon. Namun karena tak tahan lagi (kayak lagunya Melly hehe), siangnya aku sempatkan ke Mall Ambassador. Kan ada service Sonny Ericsson tuh di lantai 2 Mall-nya. Mumpung lagi ga puasa juga, jadi bisa jalan-jalan ke luar kantor (biasanya selama bulan Ramadhan istirahat di kantor dan ikut shalat dzuhur berjamaah di mesjid kantor sekalian mendengarkan ceramah ustadz, ceileeeee). Ternyata antri banget di Ambassador. Mungkin banyak orang kantor yang memanfaatkan waktu istirahat siang untuk service HP nya. Sampai jam 13.30 aku masih harus antri. Sempat tanya sama penjaga outlet-nya, kira-kira masalah HP ku ini apa sih, dia bilang mungkin harus update software yang butuh waktu sekitar 2 jam. Gubraksss!!! Akhirnya kuputuskan untuk balik lagi sore harinya lah, sapa tahu ga terlalu antri.


Sorenya kan aku balik ke Ambassador lagi dan hanya menunggu 1 orang sebelum tiba giliranku. Untunglah... Nah, kata mas bagian service-nya, sebagian besar masalah Soner G 900 adalah di LCD yang rusak serta harus diganti. Hp ku masih dalam masa garansi sih, jadi harusnya gratis untuk service dan penggantian LCD ini. Namun sayangnya, di service centre itu tidak ada stock LCD. Kalau aku mau, harus menunggu hingga setelah Lebaran. Ampyuuunnnn duehhhhh. Untungnya, si mas kasih aku call centre Soner dan bisa ditanyakan tempat-tempat service yang lain karena ternyata nih, setiap service centre bisa jadi memiliki distributor yang berbeda. Jadi kalau misalnya, service centre A tidak punya stock sparepart, bisa dicoba di service centre B dengan distributor yang berbeda dengan service centre A.


Ini no telpon call centre Sony Ericsson: 021-2701388.


Call centre ini kasih aku no telpon service centre Soner lain yang letaknya masih dekat dengan Mall Ambassador. Ada no telpon service Soner di Plaza Semanggi (dengar-dengar di sini sudah ditutup, tapi kok masih tercatat nomer telponnya di call centre Soner), tapi tidak ada yang mengangkat telponku. Aku dikasih lagi service di Senayan City (alias Sensi) 021-72781557 dan Pacific Place (021-51402751). Yang bisa aku hubungi adalah yang di Sensi, aku konfirmasi stock LCD itu, ternyata ada. Jadi aku langsung cabut ke Sensi deh, di lantai 4 seberang Restoran Duck King. Mungkin karena sudah terlalu sore aku ke sana (setelah maghrib), jadi Hp ku harus ditinggal dan bisa diambil keesokan harinya.


Selasa sore, aku balik lagi ke Sensi deh. Kata bagian service-nya, masalah G 900 ku itu memang ada di LCD, jadi LCD harus diganti. Bagusnya sih gratis karena masih ada garansi hehehe. Alhamdulillah, sekarang HP ku sudah baik-baik saja, semoga sih tidak bermasalah lagi.

Selasa, 08 September 2009

Ceramah Ramadhan Mesjid Sunda Kelapa

Selasa, 1 September 2009 (2-2-2-2-3 rakaat)
By Prof. Dr. H. Azyuman .... (lupa hehe)
Tentang Orientasi Politik Dalam Islam

Dalam Al-Qur'an dan Al-Hadist tidak ada pedoman rinci tentang bagaimana politik Islam dirumuskan. Yang ada hanyalah pedoman pokok. Hal ini adalah salah satu Mukjizat Al-Qur'an, dimana Al-Qur'an hanya turun sekali dan tidak mengalami perubahan sepanjang masa, sedangkan umat manusia berkembang terus-menerus. Sistem sosial berbeda-beda sehingga sistem politik juga berbeda-beda.

Ada 3 pedoman dalam mengembangkan sistem politik, yaitu:
  1. Pengalaman Rasulullah hijrah ke Madinah, dimana Rasulullah menjadi pemimpin. Beliau mempersatukan berbagai macam suku. Adanya perlindungan terhadap nyawa dan kehidupan.
  2. Ayat-ayat Al-Qur'an yang terdapat perihal politik, dimana Syuro = musyawarah, Al-Ada'ah = keadilan dan Al-Musyawar = kesamaan.
  3. Fiqi Syiasah
Semua ulama sepakat bahwa harus ada pengaturan politik dalam Islam dengan alasan sebagai berikut:
  • Agar umat Islam dapat menyelenggarakan kehidupan sehari-hari secara baik dan teratur.
  • Agar umat dapat menjalankan ibadah, syariah. Para ulama menolak adanya anarki/kekacauan.
  • Untuk menegakkan keadilan dalam bidang ekonomi, sosial, politik.
  • Harus saling mendukung antara para penguasa dan rakyat. Para penguasa harus menjalankan amanah, semua ini berakhir pada Good Governance. Rakyat harus mematuhi Pemerintah yang mereka pilih (Ulil amri: orang yang diberi kepercayaan untuk melaksanakan Pemerintah). Rakyat boleh menjalankan tausyah, memberi nasehat kepada pemimpin dengan cara yang benar (bukan berdasarkan rumor) dan sabar.

Kamis, 03 September 2009

Srabi Solo

Hari ini pas ada bazar Ramadhan di kantorku. Begitu menjejakkan kaki ke ruangan lantai 11, di pintu masuk sebelah kiri ada yang jualan serabi solo. Harganya Rp 2.000 per buah, ada berbagai topping, seperti coklat, keju, nangka dan lainnya. Karena pas kebetulan akyu lagi ga puasa (hihihih), jadi aku bisa langsung merasakan rasa serabi itu. Cukup manis (apalagi kalau makan sambil aku, halah!!). Topping cokelatnya lumayan lah tapi yang topping keju kurang banyak niihhhh. Ternyata bisa dicampur topping coklat dan keju, baru tahu setelah beli, yaaahhhhh....

Di kardus jualannya ada alamatnya, sapa tahu ada yang berminat, ini nih:

Srabi Solo Kauman
Jl. Alt. Cibubur Km 2 No. 18, telp. 021-84598045 / 33921993
Jl. Basuki Rahmat No. 41, telp. 021-8517095 / 33163020
Jl. Denpasar - Blk Depkop, Kuningan, telp. 021-33940097

Tanpa pengawet, tanpa sakarin, tanpa pewarna (yang ini aku ga tahu kebenarannya, semoga sih sesuai dengan slogan ini ya).

Ceramah Ramadhan Tahun 2009

Seperti tahun-tahun sebelumnya, aku dan beberapa teman sekos tarawih keliling alias tarling ke beberapa mesjid besar di Jakarta. Senang sekali rasanya bisa mendengar ceramah para ustdaz sehingga menambah pengetahuan keagamaanku. Sekalian wisata kuliner di sekitar mesjid karena pas bulan Ramadhan penjual makanan lebih banyak dibandingkan kalau tidak bulan puasa. Hampir semua mesjid yang kudatangi menyediakan tajil atau makanan berbuka puasa, seperti kolak dan teh panas. Namun terkadang beberapa mesjid besar juga menyediakan nasi kotak yang dibagikan kepada para jemaah mesjid.

Senin, 31 Agustus 2009
Mesjid Al-Bina Senayan (2-2-2-2-3 rakaat)
Di mesjid ini, ada beberapa penjual makanan di depan mesjid, seperti nasi dan lauk pauk, es buah dan kolak. Pengurus mesjid biasanya menyediakan teh panas dan makanan kecil (kemarin aku dapat kurma dan 2 kue). Banyak kucing berkeliaran di halamannya, jadi waktu kita makan akan dikerubuti oleh kucing-kucing itu.

Setelah selesai berbuka dengan makanan ringan, dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah, lalu makan yang berat alias nasi. Begitu adzan Isya berkumandang, langsung dilakukan shalat isya berjamaah dan dilanjutkan dengan ceramah pak Ustadz dan shalat tarawih berjamaah sebanyak 8 rakaat yang masing-masing dibagi menjadi 2 rakaat sebanyak 4 kali, serta shalat witir langsung 3 rakaat.

Isi ceramah pak Ustadz yang aku tangkap antara lain:

Puasa penuh bisa 29 atau 30 hari, tidak mungkin 28 atau 31 hari. Dalam bulan Islam, tidak pernah ada 31 hari.
  1. Puasa 1 - 10 hari Rahmah: kasih sayang Allah ditumpahkan di bumi selama bulan Ramadhan, orang-orang saling berbagi. Kalau orang saling mencintai maka tidak ada dendam.
  2. Puasa 11 - 20 hari Maghfiroh (lupa artinya hehe)
  3. Puasa 21 - 30 hari (lupa apaan ya???)
  4. Malam Takbir:
  • Hakekat takbir yang hakiki adalah dalam hati
  • Takbir menguburkan rasa takabur
  • Allahuakbar berarti Allah Maha Besar, artinya jika manusia mengumandangkan takbir berarti mengakui bahwa Allah Maha Besar dan menyadari bahwa diri itu kecil dibandingkan Allah SWT.
Bersyukur berarti melaksanakan nikmat sesuai kehendak Allah yang memberi nikmat.
Khufur nikmat artinya hidupnya sangat sedih, tidak barokah dan tidak bersyukur.

Selasa, 01 September 2009

Nasi Bogana

Sapa tahu ada yang berminat pesan Nasi Bogana ya... Kemarin aku baru pesan untuk buka puasa teman-teman kantorku. Aku dapat nomor telponnya dari seorang teman. Ga tahu juga rasa makanannya seperti apa, yah dicoba aja deh, kupikir pasti standar lah sama seperti Nasi Bogana lainnya. Menunya ada macam-macam, ada nasi langgi dan nasi apalah gitu, lupa.

Aku pesan Nasi Bogana, beda bungkus beda harga. Kalau bungkusnya pakai daun, harga Rp 14.000. Kalau dikasih stereo foam (bener ga sih nulisnya??), harga Rp 15.000, sedangkan kalau pakai kardus, harga Rp 17.500 dengan porsi lebih banyak alias disesuaikan dengan kotak kardusnya. Rasanya lumayan lah.

Ini alamat dan telponnya, sesuai dengan yang tertera di kardusnya:

RM Wong Tegal
Jl. Tanjung Duren Raya no. 69 C
Jakarta Barat
021-5633201, 5674250

Kamis, 27 Agustus 2009

Setelah Kelahiran Bhaswara

Beberapa jam setelah Bhas lahir ke dunia, ternyata Bhas mengalami gangguan pernafasan, sehingga harus dirawat dalam ruang perawatan khusus, yaitu Ruang Goretty RS Carolus. Nafas Bhas tersengal-sengal dan wajahnya mulai membiru. Padahal, ketika Bhas baru saja lahir, sungguh terlihat anak yang normal dan tidak menunjukkan kelainan apapun. Namun sesuai dengan penjelasan Dr. Ekarini, Bhas menunjukkan reflek yang agak lambat. Jadi begitu keluar dari rahim, Bhas tidak langsung menangis seperti bayi lainnya. Dokter harus mengangkatnya dan berpura-pura akan melemparnya ke atas. Bhas merasa kaget dan langsung menangis. Namun memang sepertinya tangisan bhas masih kalah kencang dibanding Sena dulu.

Atas saran dokter anak, akhirnya Bhas dimasukkan dalam inkubator, dibantu oksigen, diinfus, diambil darah dan dirontgen. Bhas belum diijinkan untuk diberi ASI. Ibaratnya kita habis olahraga dan nafasnya terengah-engah, kalau kita dipaksa minum kan malah jadi muntah. Oleh sebab itu, terpaksa Bhas diinfus. Saat darahnya diambil untuk pemeriksaan, memakan waktu agak lama karena agak sulit mencari arterinya. Duh, kasihan sekali..

Beberapa hari kemudian, Bhas sudah boleh mencicipi ASI dengan cara diteteskan melalui jari tangan (belum boleh disuapi atau disusui langsung). Berhubung saat itu ASI kakakku belum keluar dengan lancar, kk berusaha mencari teman yang masih menyusui anaknya untuk dimintakan ASI nya. Alhamdulillah, ada seorang teman yang bersedia memberikan sedikit ASI untuk Bhas. Kebetulan anaknya sudah berusia 2 tahun dan sudah waktunya disapih. Masih ada ASI yang keluar namun hanya sedikit. Bagi kami, lumayanlah 60 ml ASI untuk Bhas. Jadilah mereka saudara sepersusuan dan untungnya anaknya juga laki-laki, jadi ga mungkin mereka menikah bukan? Hehehe...

Ketika ditawarkan susu formula, baik oleh seorang suster maupun oleh kerabat sendiri, kk dengan tegas menolak karena yang paling bermanfaat bagi seorang bayi hanyalah ASI. Bagaimanapun caranya, harus dicari jalan keluar untuk memperoleh ASI, salah satunya dengan meminta ASI teman tadi. Mungkin bagi sebagian orang, boleh digantikan dengan susu formula, namun bagi seseorang yang telah berpengetahuan, sesungguhnya ASI tetaplah yang utama dan terbaik. Banyak kok cara supaya ASI menjadi lancar. Aku belajar dari pengalaman kk yang berjuang supaya ASI nya lancar saat Sena baru lahir dulu. Dia sampai mendatangi klinik laktasi yang ada di rumah sakit dan memanggil konsultan laktasi ke rumah untuk mengajari bagaimana cara menyusui yang benar. Jika kita berusaha, pasti ada jalan keluarnya. Syukur alhamdulillah, sekarang ASI kk sudah mulai lancar, dengan cara dipijat dengan baby oil, dikompres dengan lap yang telah dicelupkan secara bergantian ke air hangat maupun air dingin.

Saat ini Bhas masih di RS. Menurut dokter, ada infeksi yang belum ketahuan ada di bagian mana sehingga darahnya harus dibiakkan selama seminggu. Bhas juga diberi antibiotik. Duh, kasihan Bhas, sekecil itu sudah harus merasakan antibiotik. Bagaimanapun yang namanya obat, sebaiknya dihindari karena kita tidak tahu efeknya di kemudian hari. Untungnya, Bhas sudah boleh menyusu langsung ke mamanya. Karena sudah terbiasa minum pakai sendok, Bhas agak malas menyusu mama dan lebih suka yang sebelah kanan. Semoga Bhas makin lancar menyusu supaya cepat sehat dan cepat pulang ke rumah.

Yang kuat ya, Sayang...



Ini foto Bhas pas awal2 masuk inkubator.

Jumat, 21 Agustus 2009

Proses Kelahiran Bhaswara

Alhamdulillah, akhirnya keponakanku yang kedua sukses melihat dunia. Laki-laki, panjang 50 cm dengan berat 3,7 kg. Beratnya ini cukup beda jauh dengan perkiraan dokter kurang lebih 3,2 kg saat di-USG. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya diputuskan memilih dokter Ekarini di RS Carolus Salemba. Sebelumnya, kakakku mencari second opininon dari seorang dokter (Dr. J) di RS lain. Hal ini disebabkan pada kelahiran anak pertama dilakukan secara caesar. Dokter J ini melakukan pemeriksaan terhadap ketebalan rahim kakakku. Hasilnya adalah 2,5 - 3 cm. Secara teori, jika kurang dari 3 cm maka dikhawatirkan rahim terlalu tipis dan bekas luka pada caesar akan mengeluarkan darah. Jika darah sudah keluar maka hanya butuh waktu 3 menit untuk bayi bertahan hidup dan 10 menit bagi ibu untuk bertahan hidup, akibat keluarnya darah yang terlalu banyak. Duh, kami makin bingung dengan adanya fakta ini karena kakakku betul2 ingin melahirkan secara normal.

Senin dinihari tgl 17 Agustus 2009 jam 01.00, perutnya sudah mules dan diputuskan ke Jakarta (kami dari Bogor), menginap di satu hotel di kawasan Cikini. Kadang mules kadang hilang. Senin siang masih bisa jalan-jalan mencari apartemen yang bisa disewa harian. Dihitung2 sewa apartemen lebih murah, kami dapat 1 unit di Taman Rasuna dengan harga Rp 600.000 hari untuk 2 kamar yang ukurannya cukup besar. Kalau sewa mingguan, diskon Rp 50 ribu, jadi sehari Rp 550.000. Dibandingkan sewa 2 kamar hotel, sama saja kan. Apalagi kami bawa keluarga dan anak kecilnya pula, sehingga kalau ada dapur akan lebih enak buat memasak makanan untuk Sena.

Sampai Senin malam, kakakku masih bingung mau melahirkan dimana, tapi ia tetap yakin bisa melahirkan secara normal. Selasa tgl 18 Agustus 2009 jam 9 malam, karena rasa mules datang kembali akhirnya kakakku cek ke RS Carolus, dibantu oleh suster-suster yang baik hati dan ramah-ramah (syukurlah..). Maklum, lagi tegang jadi terasa nyaman kalau susternya baik-baik dan sangat mendukung kita. Ternyata berdasarkan hasil pemeriksaan alat, jarak waktu kontraksi masih cukup jauh. Setelah diperiksa dengan tangan, belum ada pembukaan. Jadi kami masih bisa pulang malam itu. Susternya pesan, kalau ada apa-apa bisa menghubungi RS semalam apapun, 24 jam.

Namun Rabu tgl 19 Agustus 2009 jam 4 pagi kakakku berasa mules lagi dan balik lagi ke RS. Carolus. Ternyata masih pembukaan 1. Sebenarnya dia boleh pulang namun kakakku memutuskan untuk istirahat di RS saja daripada harus bolak-balik karena untuk berjalan, kakinya sudah agak sakit.

Selanjutnya, Kamis tgl 20 Agustus 2009 jam 5 pagi, abang SMS sudah pembukaan 7 - 8. Wah, kupikit beberapa jam lagi baru akan mbrojol nih. Tahu-tahu aku ditelpon sekitar jam 7.30 bahwa pada jam 6.45 adik bayi dilahirkan secara normal. Alhamdulillah, keinginan kakakku untuk normal tercapai sudah. Meskipun malam sebelumnya dia berasa mules-mulessss bangets. Pada saat proses kelahirannya, kebetulan saat itu para suster sedang berganti shift. Jadi ada sekitar 10 suster yang mengerubuti kakakku dan memberikan semangat untuk mengejan. Dah kayak pasar malam hehehehe. "Ayo bu, marah! Marah!" Maksudnya supaya kakakku kuat. Aku sih pas ga ada di sana, tapi membayangkannya bikin geli.

RS. Carolus mendukung IMD alias Inisiasi Menyusu Dini. Jadi si bayi hanya dibersihkan dan diletakkan di dada ibunya. Kakakku dapat waktu selama 3 jam. Meskipun si bayi tidak langsung mencari puting susu ibunya dan hanya diam tertidur, it's ok karena yang terpenting adalah sentuhan skin-to-skin antara ibu dan bayi sehingga diharapkan terbentuk hubungan batin yang kuat, memberikan ketenangan pada bayi. Di RS inipun, sepertinya tidak terlihat sponsor susu formula dan memang sangat mendukung pemberian ASI. Allah telah memberikan kesempurnaan bagi manusia, dimana ASI merupakan makanan terbaik bagi sang bayi dan bukan susu formula. Apabila ASI sulit keluar, seperti terjadi pada ibu-ibu bekerja, dapat diupayakan mengambil kelas Laktasi yang merupakan fasilitas di beberapa RS.

Dengan demikian, meski kelahiran pertama caesar, terbukti bahwa kelahiran kedua dapat dilakukan secara normal dengan kondisi ketebalan rahim kurang dari 3 cm dan minus mata 7 (ada pendapat yang menyatakan minus tinggi memiliki risiko untuk bisa melahirkan normal). Oleh sebab itu, memang diperlukan second opinion dari beberapa dokter agar pilihan yang kita ambil merupakan pilihan yang terbaik.
Rata Penuh

Rabu, 12 Agustus 2009

Beli Flash Disk 8 GB

Hari ini rapat terus (acara market update), jam 10 pagi dan jam 2 siang. Karena rapat yang pagi hari selesai hingga jam istirahat alias lewat dari jam 12 siang, dan khawatir terlambat mengikuti rapat yang jam 2 siang, makanya aku ga bisa keluar kantor saat jam istirahat. Belum lagi ditambah penyelesaian pekerjaan untuk ditandatangani Pak Bos, sebelum beliau meeting di luar kantor jam 1 siang. Padahal rencana pengen ke Mal Ambassador untuk ambil celana panjang yang dipermak di Tatum (lantai 4). Info nih, untuk para pekerja wanita yang sehari-harinya menggunakan blazer, bisa beli setelan tersebut di Tatum (by Itang Yunaz). Salah satu outletnya di ITC Kuningan Ambassador Lantai 4. Saat ini ada beberapa model yang sedang diskon 10%, mungkin model lama ya. Waktu itu aku sempat dapat blazer warna biru tua dengan harga Rp 260.000 plus celana panjang. Diskon 10% jadi sekitar Rp 234.000. Nah, untuk blazer warna coklat aku dapat yang harga normal yaitu Rp 280.000. Ukuran atasan dan bawahan boleh berbeda. Contohnya buat dirikyu ini. Yang atas ukuran S dan bawah ukuran M (gede di bawah ya' hihihihi). Kebetulan waktu beli yang warna biru, ukuran M-nya ga ada, jadi ga bisa ditukar. Tapi untungnya Tatum mau bantu permak menjadi ukuran M dengan biaya tambahan sebesar Rp 8.000. Lumayan murah kan?? Tadi sih pas ambil permak celana panjangku, lumayan ngepas kok di badan, bagus.

Setelah selesai ambil baju, aku muter2 dulu. Sudah terbayang niat untuk beli flash disk 8 GB karena external hard disk-ku dari kantor sebesar 80 GB kayaknya rusak deeehhhh. Terus flash disk yang biasa aku pakai buat back up data ter-update kapasitasnya hanya 1 GB. Kemarin sempat kepenuhan, jadi mesti ada file yang dihapus. Ya sudahlah, mending beli pakai uang sendiri (habis jatah dari kantor ga dapat2). Atas anjuran temanku, aku beli merk Transcend karena menurutnya lebih bagus dibandingkan merk lain seperti Sandisk atau Kingston. Pengalamannya dulu, flash disk merk Transcend itu pernah tidak sengaja tercuci tapi masih bisa dipakai!! Hampir tidak pernah rusak dan satu2nya alasan dia melepas flash disk itu karena hilang. Harga Transcend 8 GB ditawarkan si penjual sebesar Rp 235.000, turun menjadi Rp 210.000. Tapi aku masih nego lagi biar dipas-in ajalah. Dapat juga tuh harga Rp 200.000. Lumayan bo'. Tapi itu belum termasuk tali yang biasa dipakai buat digantung di dada supaya tidak hilang. Jadi aku cari2 lagi di toko aksesoris pernak pernik dan dapat gantungan yang biasa dipakai buat gantungan HP warna PINK pula, cuma Rp 4.500.